Selain ibadan dan amalan wajib yang harus dilakukan oleh seorang muslim, maka ada juga amalan dan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan (selain puasa) untuk menambah bekal perjalanan Anda dikehidupan berikutnya.

Amalan dan Ibadah SunnahAmalan atau ibadah sunnah itu sendiri jika dilakkukan akan memperoleh pahala. sementara jika tidak dilakukan atau ditinggalkan tidak berdosa, tetapi sangat rugi.

Ada sangat banyak ibadah dan amalan sunnah yang bisa Anda lakukan atau kerjakan, namun ada beberapa amalan atau ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Jika amalah sunnah ini dilakukan sepanjang sisa hidup Anda, maka insyaallah akan mengantarkan Anda kedalam kehidupan di surga kelak.

Bahkan jika saat giliran ajal (kematian) Anda tiba, jika amalan-amalan dan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan direkomendasikan tersebut terus dijaga untuk dilakukan, insyaallah teman-teman akan meninggalkan dunia ini dalam keadaan khusnul khotimah. Sebuah proses kematian yang sangat didambakan oleh seorang muslim dan muslimah.

Amalan dan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan direkomendasikan tersebut adalah sbb.:

1. Shalat Tahajjut

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

~ Al-Israa' Ayat 79 ~

Shalat tahajjut adalah ibadah shalat yang dikerjakan pada akhir sepertiga malam. Adapun jam berapa yang dimaksud sepertiga malam akhir tersebut bisa mengacu pada pendapat beberapa ulama berikut ini tentang pembagian malam:

  • Awal malam atau sepertiga malam pertama, yaitu sekitar jam 20.00 s/d 23.00
  • Tengah malam atau sepertiga malam kedua, yaitu jam 23.00 s/d 01.30
  • Akhir malam atau sepertiga malam yg terakhir, yaitu jam 01.30 sampai menjelang waktu subuh.

Ayat 25: Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang.

Ayat 26: Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.

~ Al-Insaan ~

Ayat 17: Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam;

Ayat 18: Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).

~ Adz-Dzaariyaat ~

(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: 'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.

~ Az-Zumar Ayat 9 ~

2. Membaca Alqur’an

Dan ini (Al Qur'an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur'an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya.

~ Al-An'aam Ayat 92 ~

Membaca alqur’an memiliki faedah dan manfaat yang sangat besar, karena disetiap furuf dari alqur’an mengandung pahala yang besar/banyak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.”
(HR. Tirmidzi)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dan tidaklah berkumpul sekelompok orang di rumah dari rumah Allah yang membaca kitabullah serta saling mempelajarinya di antara mereka, kecuali diturunkan atas mereka ketenangan dan dilimpahkan rahmat, dan dikelilingi malaikat serta Allah akan menyebut mereka di sisi-Nya.”
(HR. Muslim / 2699)

Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.

~ Al-A'raaf Ayat 204 ~

Adapun waktu membaca alqur’an bisa kapan saja, dan dianjurkan untuk membaca alquran pada waktu subuh, sebelum matahari terbit.Hal ini supaya teman-teman memulai hari-hari didunia ini dengan bacaan alqur’an.

3. Shalat Dhuha

Adapun shalat dhuha ini adalah ibadah shalat yang dikerjakan antara waktu pagi hari sampai menjelang waktu shalat dhuhur (siang). Shalat dhuha ini juga dikenal sebagai pintu rezki. Untuk itu buat yang menginginkan pintu rezki-nya terbuka jangan lewatkan ibadah shalat sunnah ini.

“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.”
(HR. Ahmad)

Selain sebagai pintu rezki, shalat dhuha ini juga memiliki beberapa manfaat, diantaranya seperti yang disebutkan dalam hadist rasulullah dibawah ini:

“Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.”
(HR. Ahmad)

“Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” Beliau pun bersabda, “Pahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.”
(HR. Tirmidzi)

4. Bersedekah Tiap Hari

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

~ Al-Baqarah Ayat 261 ~

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda:
”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.”

5. Menjaga Wudhu

Senantiasa menjaga wudhu itu berarti setiap wudhu batal, maka segeralah berwudhu kembali walaupun sedang tidak akan ber-ibadah saat itu. Ada beberapa keutamaan bagi mereka yang senantiasa menjaga wudhu-nya, diantaranya adalah seperti yang disebutkan pada hadist-rasulullah dibawah ini:

Dari Abu Buraidah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam di pagi hari memanggil Bilal lalu berkata:

“Wahai Bilal, kenapa engkau mendahuluiku masuk surga? Aku tidaklah masuk surga sama sekali melainkan aku mendengar suara sendalmu di hadapanku. Aku memasuki surga di malam hari dan aku dengar suara sendalmu di hadapanku.”

Bilal menjawab,

“Wahai Rasulullah, aku biasa tidak meninggalkan shalat dua raka’at sedikit pun. Setiap kali aku berhadats, aku lantas berwudhu dan aku membebani diriku dengan shalat dua raka’at setelah itu.” (HR. Tirmidzi)

6. Senantiasa Membaca Istighfar (Ber-zikir) Setiap Hari

Dengan membaca istighfar ​setiap harinya, masalah yg terjadi yang mungkin diakibatkan oleh dosa-dosa dan kesalahan kita, insyaallah akan dijauhkan dan juga diampuni oleh Allah.​

(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta`at, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur.

~ Ali-'Imraan Ayat 17 ~

Dan untuk melengkapi daftar diatas, berikut ini adalah amalan dan do’a yang dianjurkan untuk dibaca setiap harinya, terutama pada waktu-waktu yang mustajab. Salahsatu waktu mustajab yang direkomendasikan adalah saat sujud diwaktu shalat wajib.

Demikianlah beberapa amalan dan ibadah yang sangat dianjurkan untuk senantiasa dijaga dan dilakukan setiap harinya. Dengan mengamalkan amalan dan ibadah tersebut diatas, maka Insyaallah teman-teman akan masuk dalam golongan kanan diakhirat nanti, dan menempati surga sebagai kediaman terakhir yang penuh dengan kebahagiaan dan kesenangan seperti yang dijanjikan oleh Allah, amiiiin.