Segala puji hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam kami curahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beserta para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang senantiasa berpegang teguh pada Alqur’an dan Sunnah Beliau sampai datang-nya hari kiamat.

peristiwa padang mahsyarSaat waktunya nanti sudah tiba, semua makhluk akan dibangkitkan dari kuburnya dan digiring untuk menghadapi pengadilan Allah disebuah padang yang sangat luas yaitu Padang Mahsyar.

(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.

~ Ibrahim Ayat 48 ~

Adapun cara manusia digiring ke padang mahsyar bermacam-macam, sesuai ibadah dan amalan-nya saat masih hidup di Dunia. Hal ini sesuai yang pernah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam katakan dalam sebuah hadist berikut ini:

“Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan ke Padang Mahsyar dalam keadaan berjalan, dan ada juga yang berkendaraan, serta ada juga yang diseret di atas wajah-wajah kalian”

~ Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi ~

Selain akan di seret, di padang mahsyar ini juga matahari akan didekatkan hingga sejauh 1 mill diatas kepala. Karena begitu dekatnya matahari, maka semua manusia yang ada disitu akan merasa tersiksa oleh keringatnya sendiri sesuai kadar amalannya saat didunia.

Situasi Di Padang Mahsyar

Dalam sebuah hadist, rasulullah menceritakan bahwa diantara manusia yang dikumpulkan di padang mahsyar tersebut ada yang kedalaman keringatnya hanya sampai kedua mata kaki-nya saja.

Diantara mereka juga ada yang kedalaman keringatnya sampai pada kedua lutut-nya, dan ada juga diantara mereka yang kedalaman keringatnya sampai pinggang-nya. Bahkan ada diantara manusia yang dikumpulkan tersebut sampai tenggelam oleh keringatnya sendiri.

Sangat beruntung jika Anda termasuk dari salahsatu golongan berikut ini, karena di padang mahsyar tersebut golongan-golongan ini yang akan mendapat perlindungan dan naungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Golongan-golongan tersebut adalah sbb.:

  1. Orang yang hatinya selalu terpaut pada masjid
  2. Orang yang berdzikir kepada Allah di waktu sunyi, lalu berlinanglah air matanya
  3. Pemuda yang tumbuh besar dalam beribadah kepada Allah
  4. Pemimpin yang adil
  5. Seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita, lalu ia mengatakan “Sungguh aku takut kepada Allah”
  6. Orang yang bersedekah kemudian merahasiakannya, sampai-sampai tangan kirinya seolah-olah tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.
  7. Dua orang yang saling mencintai dan menyayangi karena Allah
  8. Orang yang memberi kelonggaran kepada orang yang kesulitan membayar hutang kepadanya, ataukah memutihkan hutang orang tersebut.

Proses Pengadilan Allah

Peristiwa di padang mahsyar tersebut sangatlah berat, manusia harus berdiri menunggu selama 40 hari untuk di proses pengadilannya. Sampai-sampai manusia benar-benar mengalami kesusahan dan kesedihan yang tak-terhingga saat itu.

Pada hari pengadilan itulah Allah ingin memperlihatkan amal-ibadah setiap orang. Jika orang tersebut adalah seorang mukmin, maka ia akan diadili satu per-satu tanpa diketahui atau didengar oleh orang lain atas kuasa Allah. Dengan demikian aib mereka akan ditutupi oleh Allah sehingga tidak diketahui oleh orang lain.

Lain hal-nya dengan orang-orang kafir dan munafik, mereka akan dipanggil dan diadili dihadapan semua makhluk

Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.

~ Az-Zumar Ayat 69 ~

Seperti itulah, Allah akan mendatangkan saksi-saksi saat pengadilan tersebut. Dan yang akan menjadi saksi-saksi nantinya adalah para nabi dan rasul, serta makhluk Allah lainnya. Adapun makhluk allah lainnya tersebut adalah semua makhluk yang ada di langit maupun yang ada dibumi seperti jin dan malaikat, termasuk bumi/tanah itu sendiri yang menjadi pijakan manusia waktu didunia.

Selain itu Allah juga akan menghadirkan saksi dari orang-orang yang bertakwa.

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.

~ Al-Hadiid Ayat 19 ~

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

~ Al-Baqarah Ayat 143 ~

Selain menghadirkan saksi-saksi tersebut diatas, Allah juga akan menjadikan semua anggota tubuh seseorang menjadi saksi. Mata orang tersebut akan menjadi saksi atas apa yang dilihatnya, telinga akan menjadi saksi atas apa yang telah didengarnya, dan begitu juga anggota tubuh yang lain.

Ayat 20: Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.

Ayat 21: Dan mereka berkata kepada kulit mereka: 'Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?' Kulit mereka menjawab: 'Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Ayat 22: Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.

~ Fushshilat ~

 

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

~ Yaa Siin Ayat 65 ~

Tibalah Saat-nya Buku Amal Seseorang Dibagikan

Setelah melalui proses pengadilan dan menghadirkan saksi-saksi, maka tibalah waktunya allah membagikan buku dan catatan amal seseorang.

Adapun selama hidup didunia, Allah menugaskan dua malaikat untuk mencatat semua amal seseorang. Satu malaikat untuk mencatat semua amal kebaikan orang tersebut, dan malaikat satunya bertugas untuk mencatat semua amal keburukan orang tersebut.

Ayat 52: Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan.

Ayat 53: Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.

~ Al-Qamar ~

Dalam catatan malaikat ini, tidak ada yang terlewat, semua akan tersimpan dan terekam di catatan malaikat tersebut dengan baik, seperti apa yang disebutkan dalam ayat alqur’an berikut ini:

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: 'Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun'.

~ Al-Kahfi Ayat 49 ~

Buku dan catatan amal-nya ini kemudian dibuka dan dibentangkan dihadapan-nya masing-masing, sehingga teringatlah oleh mereka perbuatan-perbuatan yang mereka dulu lakukan sewaktu masih hidup didunia. Semua tercatat dengan lengkap pada buku amal tersebut, dan tidak ada kekeliruan sedikitpun juga.

Selanjutnya buku amal ini akan diberikan atau diserahkan oleh Allah kepada orang tersebut. Adapun cara penyerahan buku amal ini bermacam-macam, tergantung besar-kecil amalannya.

Ada orang yang saat buku amal ini diserahkan, orang tersebut menerimanya dengan tangan kanan, maka orang inilah yang beruntung dan bahagia. Mereka akan segera menempati kediaman terakhir-nya, yang hari-harinya dipenuhi dengan kebahagiaan, kedamaian, dan kesenangan.

Ayat 7: Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,

Ayat 8: maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,

Ayat 9: dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

~ Al-Insyiqaaq ~

Sementara itu orang-orang yang saat diserahkannya buku amalan-nya dan menerimanya dengan tangan kiri, maka mereka inilah orang-orang yang celaka dan hina, dan terpaksa harus mendiami wilayah dan kediaman yang hari-harinya dipenuhi dengan oenyesalan, penyiksaan, dan kesengsaraan.

Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang,

~ Al-Insyiqaaq Ayat 10 ~

QS. Al-Haqqoh: 25-29

Demikianlah mengenai padang mahsyar, hizab, dan juga penyerahan buku amalan masing-masing. Untuk itu kami ingin mengajak Anda untuk segera memohon kepada Allah Ta’ala agar Allah berkenan memaafkan kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan, baik sengaja maupun dengan tidak sengaja, supaya allah berkenan memberikan ampunan-Nya.

Mulai meniti dan menjalani sisa kehidupan kita ini didunia yang lebih baik lagi, khususnya dalam ber-ibadan dan mengumpulkan amal soleh. Mudah-mudahan kita semua masuk dalam kelompok orang-orang yang akan menerima buku amalannya ditangan kanan, amin.